Free Web space and hosting from freehomepage.com
Search the Web


SASTRA BUAT TUHAN

TENTANG SITUS INI

ANOTOLOGI CERPEN

ANTOLOGI PUISI

SURAT SURAT ISTIMEWA

PANORAMA

KONTAK

FOTO ARSIP

SURAT SURAT ISTIMEWA

SURAT 1
Saat suara hati ini kutulis, ada yang bersamaan hadirnya menjejeri huruf demi huruf yang kususun, yakni namamu dan kilasan wajahmu yang memiliki senyum yang termanis yang pernah kulihat.
Ada kedamaian yang mengaliri seluruh pembuluh darahku dan saluran nafasku ketika aku bersamamu. Sebaliknya seluruh pori-poriku terserang kegelisahan ketika aku sesaat harus tidak bersamamu. Untungnya aku dapat dengan baik merekam senyum termanismu sehingga ada yang bisa kujadikan hiburan apabila kamu tidak berada didekatku. Aku bersyukur kepada yang maha Pencipta, yang ciptaan-Nya maha indah karena aku telah dianugerahi kekasih yang baik hati. Aku meyakini sikapku bahwa aku mencinta dan menyayagimu. Aku juga percaya dengan sikapmu bahwa kamu tidak akan pernah meninggalkanku kecuali keterpisahan jasad kita, yakni MATI. Dan aku yakin dalam mati pun kita akan tetap saling mencinta dan menyayangi. Semoga kepercayaan ini Allah tulis sebagai doa yang pasti dikabulkan. Amin.
Harus aku akui bahwa kehadiranmu sebagai Intan telah memberikan pancaran cahaya peruabahan bagi tercetusnya kembali semangat kehidupan. Khususnya semangat untuk kembali berkarya setelah sekian lama hal itu terkubur bersama angan-angan. Cita-cita yang telah lama tertutupi gemawan kesulitan pun tercerahkan kembali oleh kilau permata pesonamu. Dab akupun menikmati kecerahan dan keceriaan pesonamu. Terima kasih Intan. Terima kasih Tuhan. 250899


SURAT 2

Terpujilah Tuhan yang menciptakan makhluk yang sempurna dan anggun yang bernama perempuan. Makhluk Allah yang dijadikan ddari tulang rusuk Adam yang memiliki hakikat bahwa kejadiannya harus dipelihara dengan kasih yang lembut dari dekapan perlindungan. Makhluk yang tidak boleh disikapi dengan kekerasan apalagi dengan kelembutan yang berlebihan. Yang tempat sandarannya tidak lain hanya dada keperkasaan satria. Yang pada kejadiannya pula dilengkapi dengan perhiasan yang menawan yang tiap-tiap perhiasan tersebut ada hitungan-hitungan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dinikmati oleh setiap orang. Yang tiap-tiap perhiasannya benar-benar dipelihara oleh rahmat Allah sang Pemelihara alam semesta dengan aturan-aturan yang nyata dan tegas. Mahabesar Allah yang sangat anggun ciptaan-Nya.
Untuk mengarungi hidup diperlukan satu perahu yang pengambilan keputusannya harus diambil di tepi pantai agar bila berada di tengah lautan dan terjadi badai tidak ada penyesalan yang menyakitkan. Artinya bahwa untuk bersepakat hidup bersama harus benar-benar dipikirkan dan diputuskan saiapakh yang akan kita terima menjadi teman hidup kita nanti. Dan keputusan itupun harus diambil sebelum melakukan perjalanan agar di tengah jalan nanti tidak perjadi bencana melebihi bahaya penyesalan. Untuk itulah aku benar-benar meminta agar kamu bisa membuat keputusan sebelum kita benar-benar berada di tengah lautan hidup.
Satu hal yang mungkin harus diingat bahwa bagaimana mungkin aku dapat menyakiti hatimu sedangkan aku telah kaubuatkan tempat tinggal yang istimewa di dalamnya. Sebuah rumah dengan kamar-kamar yang sejuk. Sebuah rumah yang ajaib yang di dalamnya ada kedamaian. Sebuah rumah dengan kebun-kebun yang menyejukkan mata. Sebuah rumah yang menjadi tujuan akhir dari semua perjalanan. Rumah yang setiap saat dipeliahra dan dijaga keaslian dan keasriannya bahkan dari debu-debu yang seringkali mengganggu. Rumah yang akan menjadi oenyembuh dari segala keluhan sakit. Aku merasa beruntung memiliki kekasih yang baik hati ini. Puji syukur bagi-Mu yang tiada rahmat kecuali datang dari-Mu. Aku berlindung dari godaan syetan yang terkutuk, maka lindungilah kami! Amin. 151199

Surat 3

Saat surat ini sampai ke tanganmu yang lembut, ada senyum saat kutulis suara hati ini untukmu. Ada kebahagiaan yang kurasakan setelah seharian bisa bersamamu. Ada kedamaian menutupi seluruh pori-pori kegelisahanku selama ini. Tapi, ada yang sangat kutakutkan terjadi melebihi rasa takut kehilangan kedua belah mataku, yakni kehilangan dirimu. Tapi aku selalu berdoa semoga ridha-Nya tidak menyertakan sayatan luka di dada.
Ketika pertama kali aku bersua denganmu, kali pertama pula yang kutangkap adalah pesona. Pesona yang mampu membuat hari-hariku memiliki impian. Memiliki harapan baru seperti terbitnya matahari di setiap pagi. Bila malam tiba ada keinginan yang mendesakku untuk segera pagi dan bertemu matahariku. Dan bila pagi telah mengibarklan pesonanya, aku enggan segera malam. Dann bila terpaksa kau melalui malam, aku berdoa semoga dalam tidurku pun aku dapat menemukan cahaya pesonamu.
Maafkan bila aku sering menatapimu begitu dalam, sebab aku takut ada jarak antara selaput mataku dengan bayanganmu. Menurutku, seandainya bayangan itu pun pada akhirnya lenyap dari hadapanku, paling tidak, aku sudah meninggalkan lukisannya di dadaku.
Saat ini ada wajah yang menyatu dengan kedipan mataku. Ada nama yang berkejaran dengan tarikan nafas dan degub jantungku. Aku tidak tahu harus bagaimana seandainya wajah dan nama itu tidak ridha di rongga dadaku, mungkin akan lebih ringan bebanku seandainya aku harus kehilangan pandanganku atau jantungku berhenti berdetak.
Sayang, selamat ulang tahun, semoga hari-harimu penuh dengan keberuntungan. Amin. 140899


SURAT BUAT TUHAN 1


Bismillaahirrahmaanirraahim,
Aku telah cukup melihat segalanya, tapi semua itu tak mampu membuatku peka sehingga mesin kreativitasku stagnan begini. Aku akui itu tak mungkin terlepas dari kekuatan yang Engkau berikan padaku. Untuk itulah bila memang aku ditakdirkan sebagai penulis maka biarkan aku jadi penulis tapi bila Engkau tidak menghendakiku jadi penulis, maka hapuskanlah keinginan yang ada dalam dada ini walaupun Engkau harus mengeluarkannya dengan simbahan darahku.
Ada berbagai peristiwa kehidupan yang lewat begitu saja di lapisan mataku, tapi apa daya semua itu hanya sebatas tahi mataku tak lebih berharga dari itu. Inilah salah satu kegelisahanku ya Allah. Kegelisahan ini tak mampu kututupi dengan keceriaan yang lain.maka bila memang aku tidak Engkau takdirkan menjadi penulis hapuskan cita-cita jelek ini dari dalam pikiranku.
Semua orang tahu bahkan penulis yang telah mendahuluiku juga sering bilang, menjadi penulis tidak mudah, ada banyak pengorbanan yang harus ditumbalkan lebih-lebih lagi tidak memiliki keuntungan dari sisi materi, maka hapuskan keinginan ini walaupun harus Engkau sertakan berbagai sakit dan badai hidup.
Telah lama aku kekosongan ide. Berbagai penderitaan dan kekerasan hidup telah mengulitiselaput mataku, tapi tetap tak mampu lebih berharga dari tahi mataku. Seorang prempuan tua menyunggi bumi harapan hidupnya dengan cucuran keringat dan air mata, tapi apa yang mampu kuperbuat. Aku tak bisa menghiburnya walaupun dengan satu kalimat. Aku benar-benar tak berharga. Aku juga melihat seorang anak kecil menengadah ke langit meminta hidup di tengah-tengah sengsaranya bernafas. Tapi, apa yang mampu kuperbuat, aku hanya bisa melihat air matanya berebutan menyentuh pipi ibu pertiwi. Aku juga sering melihat bekicot kena injak kaki seseorang. Pelindungnya hancur berantakan. Dengan menahan berbagai sakit dia menggeliat-geliat. Sayang sekali, saat dia sekarat pun aklu tak mampu memberikan yang terbaik untuk membuatnya tersenyum untuk terakhir kalinya.
Apakah ini keputusasaanku ya Allah? Aku tidak bisa lari dari perasaan begini selain mengadukannya kepada-Mu.
Alhamdulillah! 081299

Surat Buat Tuhan 2

Duh Gusti, jalan apakah yang hamba lalui ini hingga tiada ketentraman melaluinya? Seberapa jauhkan hamba harus melewatinya? Adakah kesempatan hamba menemui-Mu dalam jalan itu? Hamba tidak megeluh dengan keadaan ini, tapi hamba tidak bisa menyalahkan Engkau yang telah membuat garis pada keseluruhan takdir hamba. Hamba hanya ingin menyampaikan sesuatu bahwa dalam diri hamba yang telah hilang bentuk ini, ada keinginan yang telah lama hamba dambakan yakni tidur di pangkuan-Mu untuk selama-lamanya.
Duh Gusti, takdir apakah yang menjadi garis hidup hamba sehingga hamba selalu merasa tenang dengan dosa-dosa? Hamba tidak bisa meminta keadaan yang lain daripada yang telah hamba dapatkan ini karena Engkau Maha Kuasa dan Maha Mengetahui apa yang tampak dan tersembunyi dalam hamba. Engkau, andai berkenan bisa saja menyentuh dada yang membatu ini menjadi cair dan selalu merindu hanya kepada-Mu. Namun Engkau juga Kuasa untuk tidak mengubah apapun. Engkau pernah berkata bahwa hamba tak mungkin berubah selain hamba sendiri yang berusaha mengubahnya. Tapi, bagaimana mungkin hamba mampu membuat perubahan bila kekuatan untuk itu adalah hanya kekuatan yang Engkau berikan?
Duh Gusti, bagaimana hamba sanggup menanggung kesedihan ini sendiri bila kesempatan untuk mengadukan ini pun Engkau tidak memberikannya? Hamba gundah ya Allah! Tolong hamba!
Ada pertanyaan besar dalam diri hamba : untuk kehidupan beginikah hamba diciptakan? Bagaimana mungkin hamba tersenyum menghadap-Mu bila sekian beban dosa ini tak sanggup membuat hamba tentram? Apakah aku salah satu hamba-Mu yang akan menempati tempat yang terburuk ketika menghadap-Mu sehingga tidak sia-sia satu tempat pun yang Engkau ciptakan untuk kami, manusia?
Ada keinginan baik dalam diri hamba ; menjadi manusia yang melulu mencintai-Mu. Menjadi hamba yang selalu menyiapkan diri untuk menyambut kematian. Tapi, hamba selalu tak sanggup menghadapi gosaan dosa yang terasa lezat saat mencicipinya. Hamba benar-benar tak sanggup. Salahkah bila hamba meminta perpendekan pperjalanan hidup hamba agar tidak lebih banyak kelezatan dosa hamba cicipi? 271299